Know More About My Self

Kamis, 31 Maret 2011
Mysefl And My Life

     Hy friend, nama saya adalah Abdul Aziz. Biasanya teman-teman di sekolah memanggil saya Aziz, tetapi tidak jarang ada yang memanggil “Babay”. Entah kenapa dua tahun belakangan ini, nama tersebut melekat dalam diri saya. Tetapi panggilan tersebut diajak asyik ajah, sehingga tidak ada sebuah rasa kemarahan di dalam diri saya. Jadi nama tersebut terkadang menjadi sebuah canda dan tawa di antara kami (teman-teman).

     Saya dilahirkan oleh seorang ibu yang mencintai diri saya, pada tanggal 27 Juli 1996 di Bekasi. Jadi saat ini saya berumur 14 tahun. Saya merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, jadi tanggung jawab besar ada di tangan saya untuk adik. Tidak heran jika ada sesuatu hal yang buruk menimpa adik, tentu saya yang disalahkan. Itu sudah menjadi hal yang biasa bagi diri saya. 

     Saat in saya duduk dikelas 9 diruang 5 (9.5), sekolahnya di SMPN 1 Cikarang Barat. Alhamdulillah selama dua tahun ini saya berada dikelas unggulan yaitu kelas VIII. 7 dan IX. 5. Itu merupakan kebanggaan tersendiri di dalam diri saya. Tetapi saya tidak akan mau cepat puas dengan hal yang sudah tercapai, karena itu akan menjadi sebuah boomerang bagi diri saya sendiri. 


     Disekolah, saya termasuk orang yang periang, jadi sebuah keseriusan didalam belajar jarang terjadi dikelas. Karena belajar yang di ajak enjoy akan semakin mudah mencerna materi. Kata orang, saya itu orangnya tidak bodoh, baik, konyol, dan terkadang juga ngejengkelin. Tetapi itulah diri saya, teman-teman juga sudah paham akan kelakuan diri saya yang demikian.

     Saat ini saya hidup di tengah-tengah keluarga yang bahagia, hidup disebuah rumah yang beralamat di Perumahan Taman Aster Blog G2/2. Mengapa saya sebut sebagai keluarga bahagia? Karena di dalam menjalani kehidupan, kami sekeluarga akan selalu bersama-sama melewati lika-liku perjalanan jidup didunia ini. Kebahagiaan, kesedihan, hinggga hal yang paling buruk seklipun akan kami hadapi bersama. Maka dari itu kebersamaan adalah hal utama yang ada di keluarga kami.

     Ayah saya adalah Abdul Muis. Ia seorang Pelayaran merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya. Karena bekerja sebagai pelayaran tidak nyaman. Itu ditunjukan oleh ayah dengan tidak diperbolehkannya saya menjadi seorang pelayaran. Ia mengatakan “cukup saya saja yang menjadi seorang Pelayaran, kamu harus lebih baik dari ayah dan jangan pernah menyerah”. Jadi kalimat tersebut menjadi sebuah motivasi dalam diri saya untuk tidak mau mengecewakan semua pengorbanan orang tua dan selalu tetap berjuang untuk mancapai cita-cita. (Gbr. Ayahku saat bekerja di Kapal)

     Diwaktu dekat ini saya akan berusaha untuk bisa mencapai apa yang saya inginkan.Yaitu ingin bisa diterima sebuah SMA yang ada di Magelang. Dorongan selalu mengalir dari siapapun, terutama orang tua saya dan juga saudara-saudara terdekat dan tidak lupa pula temn-teman yang ada di sekeliling saya. Semoga apa yang saya inginkan bisa tercapai, mohon do’a nya ya. . . . !

2 komentar:

  1. ira_oktavia mengatakan...:

    semoga u bisa mencapai apa yg u inginkan...

Posting Komentar